Negara Sesali 12 Pelanggaran HAM di Indonesia, Jokowi Berjanji Pulihkan Hak Korban

- Rabu, 11 Januari 2023 | 19:11 WIB
Presiden Jokowi (kiri) didampingi Menko Polhukam Mahfud MD (kanan) saat menyampaikan keterangannya usai menerima laporan Tim PPHAM di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 11 Januari 2023.  (Rusman/BPMI Setpres/CoverBothSide.com)
Presiden Jokowi (kiri) didampingi Menko Polhukam Mahfud MD (kanan) saat menyampaikan keterangannya usai menerima laporan Tim PPHAM di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 11 Januari 2023. (Rusman/BPMI Setpres/CoverBothSide.com)

INDEPENDENSIA – Negara mengakui dan menyesalkan terjadinya pelanggaran hak asasi manusia berat pada 12 peristiwa antara 1965 hingga 2003.

Negara berjanji memulihkan hak para korban dan melanjutkan proses penegakan hukum.

Presiden Joko Widodo menyampaikan pengakuan ini setelah menerima rekomendasi dari tim penyelesaian non Yudisial Pelanggaran HAM berat masa lalu di Istana Merdeka, Jakarta Rabu 11 Januari 2023.

Hadir pula Menkopolhukam Mahfud MD dan 8 anggota tim PPH.

Selain meminta maaf dan menyesalkan terjadinya pelanggaran HAM berat di masa lalu, Jokowi juga berjanji memulihkan hak-hak para korban.

Baca Juga: Thailand Pecahkan Pasar Mobil Listrik Tertinggi di Asia Tenggara, Indonesia Kedua

Berusaha untuk memulihkan hak-hak para korban secara adil dan bijaksana tanpa menegaskan, “Penyelesaian Yudisial yang kedua, saya dan Pemerintah berupaya sungguh-sungguh agar pelanggaran hak asasi manusia yang berat tidak akan terjadi lagi di Indonesia pada masa yang akan datang.”

Saya minta kepada Menkopolhukam untuk mengawal upaya-upaya konkret pemerintah agar dua hal tersebut bisa terlaksana dengan baik,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi mengharapkan upaya ini menjadi langkah yang berarti bagi pemulihan luka sesama anak bangsa.

Halaman:

Editor: Aulian Avicenna Firnaz

Sumber: Youtube Kompas TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X