• Jumat, 20 Mei 2022

Yuk! yang Ingin Berbisnis Kuda Laut, Simak Langkah Lengkap Budidayanya

- Kamis, 21 April 2022 | 09:00 WIB
Kuda Laut berkembang biak secara ovovivipar.  (Pixabay/Arhnue Tan)
Kuda Laut berkembang biak secara ovovivipar. (Pixabay/Arhnue Tan)


INDEPENDENSIA - Terdapat beberapa langkah budidaya kuda laut yang bisa anda aplikasikan. Memang cukup rumit langkah-langkah yang harus anda kerjakan dalam hal budidaya kuda laut. Langkah-langkah budidaya kuda laut terdiri dari pemeliharaan induk, pemijahan dan pengeraman, perawatan Juwana, penebaran benih, pemberian pakan, dan penggantian air.

Pemeliharan Induk

Induk-induk kuda laut yang diambil langsung dari laut merupakan indukan yang paling baik karena pastinya para indukan kuda laut ini memiliki kualitas yang baik. Induk-induk ini kemudian dipelihara di kolam khusus yang di tempatkan di laboratorium.

Di dalam kolam tersebut, anda pasang sebuah piramid yang terbuat dari bambu. Piramid bambu tersebut nantinya akan menjadi media induk-induk untuk meletakan telur-telurnya.

Agar induk-induk kuda laut tetap sehat, anda perlu memberi mereka pakan sebanyak 2-3 kali sehari yaitu di pagi , siang, dan sore hari. Pakan yang bisa anda berikan untuk para indukan kuda laut ini berupa udang jambret atau pun udang rebon.

Baca Juga: Cara Budidaya Udang Windu, Cocok untuk Ekspor

Pemijahan dan Pengeraman

Di bak/ kolam terkontrol, induk-induk kuda laut mampu memijah secara alami tanpa dibantu oleh campur tangan manusia. Telur-telur hasil pijahan kemudian akan dierami oleh kuda laut jantan. Pada saat fase pemijahan, anda boleh memisahkan atau juga boleh menggabungkan induk-induk kuda laut jantan yang sedang mengeram karena pada dasarnya induk-induk kuda laut jantan ini tidak akan saling mengganggu.

Lamanya pengeraman bisa mencapai 10 hari atau lebih tergantung pada kondisi telur yang sedan dierami. Selama proses pengeraman sebaiknya para induk jantan dihindarkan dari hal-hal yang dapat menyebabkan mereka stress karena pastinya akan berpengaruh pada Juwana yang sedang dierami. Bisa saja Juwana akan dikeluarkan lebih awal (Juwana prematur) jika induk jantan mengalami stress.

Halaman:

Editor: Suprianto Suwardi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Budidaya Tikus Putih

Sabtu, 30 April 2022 | 09:00 WIB

Cara Budidaya Katak untuk Keperluan Ekspor

Jumat, 29 April 2022 | 09:00 WIB

Tata Cara Budidaya Maggot untuk Pakan Ikan Lele

Rabu, 27 April 2022 | 09:00 WIB

Cara Budidaya Marmut Sebagai Lahan Bisnis Baru

Selasa, 26 April 2022 | 09:00 WIB

Cara Menanam Sirih untuk Keperluan Obat-obatan

Minggu, 24 April 2022 | 09:00 WIB

Terpopuler

X