• Jumat, 20 Mei 2022

Cara Budidaya Kura-kura Brazil yang Banyak Dikoleksi Pecinta Hewan

- Selasa, 19 April 2022 | 09:00 WIB
Kura-kura Brazil. (pixabay)
Kura-kura Brazil. (pixabay)

 


INDEPENDENSIA - Banyak pilihan hewan yang dapat dijadikan peliharaan. Anjing, Kucing, dan Hamster adalah pilihan hewan peliharaan yang biasa ditemui di berbagai toko hewan peliharaan. Selain mereka yang menggemari hewan peliharaan berjenis mamalia, ada pula mereka yang menyukai reptil sebagai hewan peliharaan.

Ular memang reptil, namun salah-salah kita memperlakukannya atau karena ketidaktahuan kita dalam merawatnya ular bisa sangat berbahaya. Kura-kura brazil adalah pilihan lain untuk memelihara hewan berjenis reptil. Selain dbeli untuk dipelihara, kenapa tidak membudidayakannya saja dan menciptakan peluang usaha?
Membudidayakan Kura-kura Brazil

Tidak ada usaha yang dimulai dengan langkah mudah dan cepat, butuh kerajinan dan proses dalam memulainya. Begitu juga dalam memulai bisnis kura-kura brazil, ada beberapa langkah yang harus dieksekusi secara betul dan serius. Berikut adalah tahap-tahap dalam membudidayakan kura-kura bernama lain Red Eared Slider ini.

 Baca Juga: Ternyata Temulawak Bagus untuk Bisnis, Begini Cara Budidayanya

1. Membuat Tempat Pembudidayaan

Tempat pembudidayaan sangat penting untuk dibuat pertama kali, dimana anda akan membiarkan kura-kura berkembang bila tidak ada tempatnya? Terdapat dua macam tempat atau kolam untuk si kura-kura ini, yaitu kolam wadah kura-kura dan kolam tempat pemijahan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kolam wadah untuk kura-kura ini.

Kolam harus memiliki besar atau luas sebesar enam kali lipat besar kura-kura. Selain itu, harus terdapat dua lingkungan di dalam kolam wadah ini, yaitu daratan seluas 10% dari kolam dan sisanya (90%) untuk lingkungan basah atau perairan.

Pembuatan kolam atau tempat pemijahan juga memiliki hal-hal yang harus diperhatikan. Sebelum membuat kolam, pastikan kura-kura sudah siap melakukan perkawinan. Ukuran kura-kura yang siap kawin kira-kira sebesar piring. Kolam pemijahan kira-kira memiliki luas 2×3 meter.

Perlu diperhatikan, pada bagian tengah kolam ini perlu dipasang sekat yang membagi kolam menjadi daerah daratan pasir dan air. Sekat ini berguna menghalangi air agar tidak tercampur dengan pasir karena pasir harus selalu dalam keadaan kering.

Halaman:

Editor: Suprianto Suwardi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Budidaya Tikus Putih

Sabtu, 30 April 2022 | 09:00 WIB

Cara Budidaya Katak untuk Keperluan Ekspor

Jumat, 29 April 2022 | 09:00 WIB

Tata Cara Budidaya Maggot untuk Pakan Ikan Lele

Rabu, 27 April 2022 | 09:00 WIB

Cara Budidaya Marmut Sebagai Lahan Bisnis Baru

Selasa, 26 April 2022 | 09:00 WIB

Cara Menanam Sirih untuk Keperluan Obat-obatan

Minggu, 24 April 2022 | 09:00 WIB

Terpopuler

X