Jumat, 02 Agustus 2013 - 00:07:46 WIB
TRAGEDI MESIR TRAGEDI KEMANUSIAAN
Diposting oleh : Bakornas Lapmi
Kategori: Kabar HMI - Dibaca: 831 kali

(Jakarta, Independensia.com) Memanasnya situasi politik di Mesir pasca  Muhammad Mursi dikudeta pada tanggal 3 Juli lalu oleh militer, membuat suasana dalam negara tersebut memburuk setiap harinya. Bentrokan berdarah hingga kini masih tetap terjadi antara pendukung kudeta dengan pendukung presiden terguling  di Jalan Nasr sebuah distrik di Kairo, Mesir. Bila gelombang kekerasan ini terus terjadi, tak tertutup kemungkinan Mesir akan  berada pada jurang perang antar saudara.

Melihat fenomena tergadainya demokrasi  hingga berujung pada proses pendongkelan Muhammad Mursi dari tampuk kepemimpinannya,Bidang Hubungan Internasional PB HMI melakukan diskusi tentang Mesir di sekretariat PB HMI Jalan Diponegoro Jakarta pada Kamis (1/8) . Diskusi yang dibarengi dengan acara buka bersama ini mengangkat tema “Peduli Mesir : Resolusi Permasalahan Kemanusiaan Untuk Mesir” dengan pembicara Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Anis Matta.

“Menurut kaca mata media, baik cetak atau televisi, tragedi ini membuat rakyat Mesir terbelah menjadi dua kubu. Pertama kubu pro pemerintah dan kubu yang menuding terjadinya pembajakan  terhadap demokrasi.”ujar Presiden PKS tersebut.

Anis Matta menambahkan bahwa tragedi Mesir ini sebenarnya terjadi bukan karena pertentangan ideologi sebagaimana yang diberitakan selama ini, sebab dari semua kelompok yang bertikai baik dari kelompok Islamis, liberal dan sekuler semuanya mengecam terjadinya bentrokan yang menimbulkan banyaknya korban jiwa.

Sementara itu, saat dimintai tanggapannya atas diskusi tentang Mesir ini, Ketua Panitia Firman Dwi Kriatmojo mengatakan “Kami berharap, seluruh umat manusia membuka mata, hati dan telinga bahwa ada tragedi kemanusiaan di sana, ada tragedi pembantaiaan terhadap manusia yang tak berdosa”ujarnya.

Firman juga mengajak pada seluruh kalangan aktivis mahasiswa khususnya HMI untuk bergerak bersama menyuarakan perdamaian bagi umat manusia serta menjadi penggagas pemasalahan keadilan dan kemanusiaan di negara-negara Islam terutama tragedi yang sedang terjadi di Mesir. (Shofa)

 




32 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

.